Puisi

 Mengekor di Semak Rembulan

Karya: Ratih Tri Pertiwi


Malam yang indah

Menjadi kisah abadi dalam sebuah cerita

Layaknya dongeng upik abu yang berjalan di belakang Cinderela

Menjadi bayang hitam nan gelap

Seperti mendung yang tak kunjung usai

Kian hari kian menetes

Entah air hujan atau air mata

Semua menyatu dalam cangkir dingin yang rasanya senyap

Seperti senandung nisbi yang berlenggang di tengah sirepnya angin malam

Oh.. abu yang malang

Langkahmu terlalu nihil di ekor rembulan


Malang, 10 Februari 2024



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bimbel Privat Hisyam - BCC

Artikel

  Mengidentifikasi Gejala Dini Kanker pada Anak Kanker pada anak, meskipun jarang terjadi, merupakan salah satu penyakit yang dapat berisiko...