MENTAL HEALTH PADA ANAK
Pada awalnya, kesehatan mental hanya terbatas pada individu yang mempunyai gangguan kejiwaan dan tidak diperuntukkan bagi setiap individu pada umumnya. Namun, pandangan tersebut bergeser sehingga kesehatan mental tidak terbatas pada individu yang memiliki gangguan kejiawaan tetapi juga diperuntukkan bagi individu yang mentalnya sehat yakni bagaimana individu tersebut mampu mengeksplor dirinya sendiri kaitannya dengan bagaimana ia berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya.
Kesehatan mental merujuk pada kesehatan seluruh aspek perkembangan seseorang, baik fisik maupun psikis. Kesehatan mental juga meliputi upaya-upaya dalam mengatasi stres, ketidakmampuan dalam menyesuaikan diri, bagaimana berhubungan dengan orang lain, serta berkaitan dengan pengambilan keputusan. Sehingga dapat dikatakan kesehatan mental adalah suatu kondisi seseorang yang memungkinkan berkembangnya semua aspek perkembangan, baik fisik, intelektual, dan emosional yang optimal serta selaras dengan perkembangan orang lain, sehingga selanjutnya mampu berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya.
Masalah kesehatan mental sangat dianggap serius apalagi khasus-khasus yang sering terjadi di Indonesia, orang tua memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga mental anak baik-baik saja.
Berikut hal yang dapat diterapkan orantua untuk menjaga mental anak:
1. Dorong anak untuk membagikan perasaannya
Cara pertama untuk menjaga kesehatan mental remaja yaitu menanyakan bagaimana kabar mereka hari ini, dan apa saja yang sudah ia lakukan. Orang tua perlu menyediakan waktu untuk membangun obrolan dengan anak.
2. Luangkan waktu untuk memberikan dukungan pada anak
Cobalah untuk memberikan waktu dan ruang yang tepat agar remaja dapat menyendiri. Sebab tidak bisa dimungkiri bahwa remaja membutuhkan ruang sebagai bagian normal dari tumbuh dewasa.
3. Bekerja sama untuk menyelesaikan konflik
Ketika anak sedang menghadapi konflik, luangkan waktu untuk berdiskusi dengannya untuk mendapatkan solusi yang tepat. Dengarkan pendapat anak dan cobalah untuk menyelesaikan konflik dengan tenang. Ingatkan dia bahwa semua orang dapat mengalami stres, dan itu adalah hal yang wajar dan normal.
4. Beritahu remaja untuk menyayangi diri sendiri
Perlu diketahui bahwa diri sendiri pun membutuhkan perhatian dan dukungan. Dorong anak untuk melakukan perawatan diri dan mencari dukungan ketika membutuhkan.
Penyusun: Dina Rahayu Natalia
Editor: Ratih Tri Pertiwi
Sumber:
Fakhriyani, D. V. 2019. Kesehatan mental. Pamekasan: Duta Media Publishing.
Makarim, Fadhli Rizal. 2022. “Cara Efektif Menjaga Kesehatan Mental pada Remaja”. [Online]. Tersedia:https://www.halodoc.com/artikel/3-cara-efektif-menjaga-kesehatan-mental-pada-remaja?srsltid=AfmBOopHcO2JCrwD29qpOvFb8SPnkimEfSXNwxDOfk0BOl-8AehY0Fw2