PANCASILA SEBAGAI PENGEMBANGAN ILMU
Pancasila merupakan falsafah bagi kehidupan bangsa sekaligus sebagai landasan negara Indonesia yang telah hadir serta mengalami perkembangan sejak dulu namun baru ditetapkan secara resmi sebagai dasar negara pada 17 Agustus 1945 pada deklarasi kemerdekaan. Pancasila dalam kehidupan bernegara dijabarkan dalam beragam peraturan perundang-undangan (Sanusi, 2019). Pancasila terbentuk dari kata ‘Panca’ yang berarti lima dan ‘Sila’ yang berarti acuan pada kombinasi landasan perilaku atau kode etik yang penting dan baik. Maka dengan begitu, Pancasila merupakan lima dasar yang memuat mengenai pedoman atau kaidah mengenai sikap serta sifat (Hasna & Dewi, 2021).
Mengapa Pancasila Penting dalam Pengembangan Ilmu?
1. Arah Pengembangan
Pancasila memberikan arah yang jelas tentang tujuan pengembangan ilmu. Ilmu pengetahuan tidak hanya sekadar kumpulan fakta, tetapi harus berorientasi pada kemanusiaan yang adil dan beradab, sebagaimana termaktub dalam sila-sila Pancasila.
2. Kontrol Sosial
Dengan Pancasila, pengembangan ilmu dapat dikendalikan agar tidak menyimpang dari nilai-nilai kemanusiaan. Hal ini penting untuk mencegah penyalahgunaan ilmu yang dapat merugikan masyarakat.
3. Identitas Nasional
Pancasila memberikan identitas nasional pada ilmu pengetahuan yang dikembangkan di Indonesia. Ilmu pengetahuan yang berakar pada nilai-nilai Pancasila akan lebih relevan dengan kondisi dan kebutuhan bangsa.
4. Keseimbangan
Pancasila mendorong keseimbangan antara kemajuan material dan spiritual. Dengan demikian, pengembangan ilmu tidak hanya mengejar kemajuan teknologi semata, tetapi juga memperhatikan nilai-nilai moral dan etika.
Daftar Pustaka: Nuraeni, I., & Dewi, D. A. (2022). Peranan Pancasila Sebagai Landasan
Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Jurnal Pendidikan
Tambusai, 6(2), 9986-9991.
Sanusi, U. (2019). Peran Pancasila Dalam Perkembangan Dan Kemajuan Ilmu
Pengetahuan Dan Teknologi. Jurnal TEDC, 13(3), 311-318.
Editor: Dina Rahayu Natalia

Tidak ada komentar:
Posting Komentar